Sabtu, 18 Desember 2010

Menikmati Sunset di Bukit Sidoali

Laporan : Mustafa akmal SH MH
Batusangkar.padek----Secara Geografis Nagari Rambatan termasuk dalam Kecamatan Rambatan dan jaraknya hanya sekitar 7 km dari pusat Kota Batusangkar dan Nagari tersebut memiliki potensi wisata yang kini sedang dikembangkan dengan nama Bukit Sidoali dengan letak 360 derjat pemandangan lepas keseluruh Kota Batusangkar.
     Selama ini bukit  saduali ini sudah lama dikenal dan diketahui oleh masyarakat di Nagari Rambatan  namun belum ada timbul keinginan masyarakat untuk mengembangkannya sebagai objek wisata dan kalaupun ada yang datang hanya untuk pergi berjalan atau pergi berburu karena keindahan alamnya karena seluruh daerah bisa dilihat dari bukit saduali tersebut. 
     Namun kemudian timbul gagasan dari mantan  Wakil Bupati Tanahdatar Aulizul Syuib untuk membuka objek wisata tersebut dan ide dan gagasan terbut mendapat dukungan dari masyarakat “ ujar walinagari Rambatan A Majo Lelo “ apalagi waktu itu beliau sedang meninjau kebunnya dan kemudian terus berjalan kaki ke bukit siduali dan disitulah ide itu muncul
      Apalagi selama ini Kabupaten Tanahdatar terkenal dengan, icon pariwisatanya Istano Pagaruyung dan memiliki segudang peninggalan asset benda bersejarah juga tanahdatar banyak memiliki objek wisata alam namun pengelolaan wisata alam itu belum tergarap secara optimal namun dengan adanya dukungan masyarakat  nagari tersebut akhirnya  bisa membuka objek wisata baru yang dikenal dengan bukit SaduAli  Jorong yang terletak di dua jorong yaitu Jorong  Panti dan jorong Pambalutan  Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanahdatar.
       Bahkan tidak itu saja Bupati Tanahdatar M Shadiq  lansung  Bukit Siduali tersebut  setelah  melihat keindahan objek wisata alam  tersebut  bahkan merasa optimis Bukit Sadu ali ini akan menambah satu lagi icon pariwisata tanahdatar apalagi melihat keindahan bukit sadu ali yang sangat luar biasa dan seluruh Kecamatan di Tanahdatar dapat dilihat dari bukit tersebut termasuk kota Batusangkar sendiri. Karena mengandung pesona tersendiri bagi touris asing maupun dari daerah lain untuk berkunjung ke Bukit Siduali ini dan dukungan tersebut juga diwujudkan dengan melakukan pembangunan dan perbaikan jalan kelokasi tersebut sepanjang 2,5 km dan jalan kepuncak bukitsiduali tersebut bisa dihubungi dari tiga sisi yaitu dari simpang panti, samping pabalutan dan jalan itu dibuka  dengan lebar 4 meter.
      Disamping itu juga telah dibuat master plan Bukit Siduali dengan luas 2 ha yang akan direncanakan untuk  Restoran, Tower, penginapan dan arena pertunjuk dan.Pembangunan Toilet,  Mushala dan lampu jalan sampai kepuncak serta pengerasan  jalan  drainase dan pada tahun ini akan mendapat bantuan dari Propinsi Sumatera Barat untuk pembenahan jalan ke Bukit Sidoali tersebut dan tidak itu saja sekitar 93 ha tanah masyarakat di dua jorong tersebut bisa dikembangkan untuk pengembangan objek wisata Bukit Siduali tersebut.
    Karena itu jangan anda heran,jika hari cerah atau minggu pagi, Bukit Siduali terlihat begitu banyak pengunjung,baik tua maupun muda yang memamfaatkan waktu berolahraga disamping banyaknya para pengunjung kendaraan roda  dua dan empat berkunjung ke Bukit Siduali tersebut dan anda juga tidak perlu khawatir karena di Bukit Siduali tersebut sudah dimamfaatkan berdagang diBukit Sidoali tersebut bahkan berapa kegiatan selama tahun 2009 diantara lomba kaligrafi oleh Pesantren Al Hira/pramuka islami, Shooting  sunset oleh PWRI Pusat, Hyking Pramuka,tanaman 1000 pohon oleh Menteri Perkebunan dan Gubenur Sumatera Barat yang waktu itu dijabat oleh Gamawan Fauzi  termasuk pembacaan puisi  oleh Taufik Ismail serta sejumlah Budayawan Sumatera Barat Disamping itu juga lokasi bukit siduali  juga  dijadikan bagian dari lokasi jambore Budaya Indonesia dan Malaysia dan termasuk daerah lintasan dua etape Tour de Danau Singkarak juni lalu.
    Namun keindahan itu tentu akan terasa jika anda berkunjung ke Bukit Sidaoli menjelang magrib masuk betul terlihat keindahan alam Kabupaten tanahdatar yang bisa dilihat disepanjang penjuru apalagi jika malam sudah bergerak naik, kerlap kerlip lampu dari setiap rumah dalam Kota Batusangkar betul akan terlihat indah dan menarik
   Kemudian supaya sektor pariwisata di Bukit Siduali tersebut bergairah, kini juga tengah dikembangkan oleh pemerintah Nagari kerajinan tangan sebagai oleh oleh untuk masyarakat seperti  kerajinan tangan, seperti sapu lidi/lukah.sanggan serta pernik dari lidi dan menghidupkan seni budaya yang ada di Nagari seperti randai, saluang dan tarian silat termasuk makanan ringan masyarakat nagari Rambatan untuk menunjang wisata alam tersebut baik dalam bentuk modal maupun pembinaan teknis dari SKPD terkait bahkan dua jorong tersebut sudah siap menjadikan daerahnya sebagai kawasan wisata dan tinggal MoU antara pemilik tanah dan investor yang akan dipasilitasi oleh pemerintah Nagari dan pemda tanahdatar.(mustafa akmal)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | Best Buy Printable Coupons